Sabtu, 18 Agustus 2018
 
Redaksi | Post date : 29 Juli 2018 Jam 01:10:14 Wib
 

Mangupura - KESENJANGAN luasan lahan kawasan industri di Jawa dan luar Jawa dalam tempo 2-3 tahun mendatang diperkirakan tidak akan terjadi lagi karena masifnya pembangunan infrastruktur.

Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar mengungkapkan, pembangunan infrastruktur di luar Jawa sangat membantu penyebaran kawasan industri. Sanny memprediksi pada dua tiga tahun mendatang luasan kawasan industri di Jawa dan luar Jawa sama-sama 50%.

“Target belum tercapai namun tren sudah ada. Perbandingannya kalau tiga empat tahun sebelumnya kurang lebih secara luasan kawasan industri di Jawa 76%, luar jawa 24% sekarang bergeser 65% di Jawa dan luar jawa 35%. Sudah mengarah 40% dan ini yang diupayakan setidaknya dua tiga tahun lagi bisa 50% dan 50%,” katanya beberapa waktu lalu.

Data HKI, total ada 87 kawasan industri menjadi anggotanya dengan luasan lahan mencapai 86.884 Ha dan tersebar di 34 provinsi. Sebanyak 73% dari jumlah tersebut berada di Jawa. Selain itu, ada 9 KI di Jawa dan 15 di luar Jawa yang belum operasional.

Menurutnya, KI di Jawa masih lebih banyak karena dari awal orientasi untuk industri manufaktur, teknologi tinggi dan kemudian potensi pasar dalam negeri besar yang semuanya disiapkan di Jawa.

Namun sejak era Jokowi, KI terus didorong keluar Jawa dengan memanfaatkan potensi alam dan mineral yang ada di luar jawa. Dia menjelaskan, memperhatikan kompetensi dan inti dari industri daerah, provinsi seperti Sumut didorong mengembangkan sawit, Sulteng Nikel, dan Bitung perikanan.

“Sekarang KI sudah bergeser ada tren positif pergeseran industri manufaktur termasuk pengembangan industri dari Jawa ke luar Jawa,” jelasnya.

Dia menyebutkan, banyaknya persebara itu ditopang oleh masifnya pembangunan infrastruktur yang sekarang lebih merata ke daerah pinggiran jadi di luar jawa. Sanny menegaskan tanpa infastrukrur seperti bandara, pelabuhan, akses air, listrik ya mustahil mengembangkan kawasan industri.

“Beberapa tahun terakhir, melihat dukungan pemerintah, beberapa pengembang baru dan lama yang mengembangkan di luar Jawa sudah memulai pembangunannya,” pungkasnya.*bc

Dibaca 184 kali

Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab konstruksisumut.com.

Semua hasil karya yang dimuat di konstruksisumut.com baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta konstruksisumut.com.