Sabtu, 18 Agustus 2018
 
Redaksi | Post date : 03 Mei 2018 Jam 18:08:38 Wib
 
Jakarta - JUMLAH tenaga kerja asing (TKA) di sektor konstruksi dan infrastruktur masih dalam batas yang wajar dan hanya untuk mengerjakan proyek tertentu saja.
 
Hal itu ditegaskan Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Konstruksi Kementerian PUPR Ober Gultom. Dia  mengatakan, TKA di Indonesia yang mencapai 2.000 orang masih dalam batas wajar. Mereka berasal dari negara di kawasan Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, dan China.
 
"Enggak banyak, TKA di dalam negeri dari investasi pemodal asing 2.000 saja," ujarnya, Rabu (2/5/2018)..
 
Dikatakan Ober Gultom, jumlah tenaga kerja lokal di sektor konstruksi khususnya belum mencukupi menjadi alasan pemerintah membuka pintu bagi masuknya TKA ke Tanah Air.
Keberadaan TKA diperlukan dalam membangun proyek infrastruktur yang tengah digenjot pemerintah.
 
"Setelah kami lihat kenyataannya, enggak kaget terkait kondisi TKA sektor konstruksi. Kami melihat kondisi 8,1 juta tenaga kerja di konstruksi, yang ahli 200.000, terampil 7,8 juta sehingga butuh TKA," terangnya.
 
Dari 8,1 juta jumlah tenaga kerja, lanjut Ober, yang baru memiliki sertifikat kerja hanya sekitar 720.000 orang.
Kementerian PUPR mempekerjakan 216 TKA dengan rata-rata keahlian di bidang teknik.
 
"Distribusi rata-rata ahli engineer, proyek di PUPR gunakan 216 orang saja. Jadi, sedikit, hampir semua adalah pekerjaan dari investasi asing," ucapnya.
 
Di Kementerian PUPR, tuturnya, persyaratan TKA yang bekerja di sektor konstruksi sangat ketat karena harus memperoleh izin dari Menteri PUPR.TKA yang bekerja di infrastruktur di Indonesia merupakan tenaga ahli jalan layang, ahli terowongan, geologi bangunan 30 meter di bawah tanah, dan ahli manajemen konstruksi.
 
"Contoh TKA di ruas tol Cisumdawu yang tengah bangun tunnel panjang. Ke depan yang akan kami lakukan pengawasan di lapangan terkait tenaga kerja," pungkas Ober.*bc
Dibaca 254 kali

Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab konstruksisumut.com.

Semua hasil karya yang dimuat di konstruksisumut.com baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta konstruksisumut.com.