oleh

Gaet Wisatawan ke Danau Toba, Jalan Lingkar Pulau Samosir Dibuat Mulus

Jakarta : KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan kualitas jalan lingkar Pulau Samosir, di Sumatra Utara untuk memudahkan akses jalan ke lokasi wisata Danau Toba.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan kualitas jalan sepanjang 123,9 kilometer di Samosir merupakan bagian dari upaya untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Samosir, yang masuk dalam kawasan Danau Toba memang menjadi satu dari sepuluh KSPN yang ditetapkan pemerintah untuk mengejar target 20 juta wisatawan asing.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” kata Basuki dalam siaran pers, dikutip dari bisnis.com, Senin (12/11/2018).

Selain jalan lingkar Samosir, Kementerian PUPR juga meningkatkan kualitas jalan akses menuju Pulau Samosir dari Simpang Tele sepanjang 22 kilometer. Kondisi jalan yang mantap akan memudahkan turis menuju lokasi wisata di Samosir seperti Museum Batak di Tomok, Tiga Danau, dan Tano Ponggol.

Menurut Basuki, selama ini akses utama untuk menuju ke Danau Toba dan Pulau Samosir melalui Parapat dan menyeberang dengan feri. Akses bertambah berkat dibukanya Bandara Silangit. Untuk itu, Kementerian PUPR juga melakukan pelebaran jalan, preservasi jalan, dan penanganan tebing untuk mengurangi risiko longsor.

Peningkatan jaringan jalan berupa preservasi dan pelebaran dibagi dalam dua paket, dimulai sejak Desember 2016 dengan kontrak tahun jamak. Di paket 1, kontraktor mengerjalan preservasi dan pelebaran jalan Pangururan – Ambarita – Tomok – Onan Runggu sepanjang 75,9 kilometer senilai Rp367,21 miliar. Progres fisik secara keseluruhan sampai saat ini sebesar 47,9% dan durasi kontrak berakhir Desember 2019.

Sementara itu, Paket 2 mencakup preservasi dan pelebaran jalan Tele – Pangururan – Nainggolan – Onan Runggu sepanjang 68,43 kilometer senilai Rp159,24 miliar. Progres fisik secara keseluruhan 75,25% dan ditargetkan selesai pada Desember 2019.

Di sisi lain, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR juga membangun menara pandang Kawasan Wisata Tele Geopark Danau Toba di Samosir. Menara ini berada di jalan akses menuju Pulau Samosir. Dari atas menara, wisatawan bisa menikmati pemandangan Danau Toba.

Wisata Tele Geopark juga dilengkapi fasilitas tempat istirahat berstandar internasional dan ramah lingkungan. Rest area juga dilengkapi instalasi pengolahan air dan instalasi pengolahan air limbah. Pengolahan air baku menjadi air bersih oleh Balitbang PUPR menggunakan teknologi multiple tray aerator dan pengolahan air siap minum melalui teknologi reverse osmosis.*bc

Berikan Komentar

News Feed