oleh

Tata Lima Kawasan Kumuh, PUPR Habiskan Anggaran Rp193 Miliar

Jakarta – KEMENTERIAN Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penataan sebelas kawasan permukiman nelayan di seluruh Indonesia. Saat ini, lima kawasan telah ditata yakni di Pontianak, Banjarbaru, Makassar, Ternate, dan Jayapura, dengan anggaran mencapai Rp193 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penataan sebelas permukiman nelayan akan menjadi contoh bagi pembenahan permukiman nelayan.

“Indonesia memiliki jumlah kawasan pesisir yang banyak, sehingga penataan 11 kawasan ini akan menjadi contoh bagi Pemerintah Daerah untuk pembenahan kawasan pesisir,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (18/2/2019).

Basuki menuturkan, pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pada permukiman nelayan dan tepi air serta kawasan kumuh pesisir dilakukan dengan melibatkan Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.

Lima dari 11 kawasan yang telah ditata yakni Kampung Beting (Pontianak), Kawasan Sungai Kemuning (Banjarbaru), Kampung Nelayan Untia (Makassar), Kawasan Dufa-Dufa (Ternate) dan Kampung Nelayan Hamadi (Jayapura).

Basuki menjelaskan, pembangunan infrastruktur pada permukiman nelayan dan kawasan kumuh mencakup pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, promenade, drainase, dan ruang terbuka publik.

Selanjuntya pembangunan sanitasi, gazebo, jetty sampan, jembatan, penerangan jalan, pedestrian, dan pembangunan turap (talud).

Di Pontianak, Kementerian PUPR melakukan penataan kawasan Kampung Beting pada 2017-2018 dengan anggaran Rp79,18 miliar. Penataan di Kampung Beting dilakukan secara terpadu dengan penataan tepian Sungai Kapuas di Tambelan Sampit.

Di Banjarbaru, Kementerian PUPUR menata kawasan Sungai Kemuning pada 2017 lalu dengan anggaran Rp3,95 miliar. Kawasan permukiman di tepi sungai ini dihuni 46.872 jiwa. Di tahun yang sama, kawasan Dufa Dufa di Ternate juga dibenahi dengan anggaran Rp8,5 miliar.

Penataan kawasan kumuh juga dilakukan di Kampung Nelayan Untia seluas 10 hektare dengan anggaran Rp51,82 miliar. Program ini menyasar penyediaan sistem jaringan air bersih, sarana penyediaan pembuangan air hujan berupa kanal dan sanitasi.*bc/kpu

Berikan Komentar

News Feed