oleh

Tol Wilangan – Kertosono Belum Dapat Setifikat Uji Laik Fungsi

Nganjuk – Meski telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), namun pengendara yang melintasi ruas tol Wilangan-Kertosono diminta berhati-hati. Sebab, tol sepanjang 38,7 Km itu ternyata belum mendapatkan sertifikat uji laik fungsi.

“Sertifikat Kelaikan belum keluar dan masih proses,” ungkap Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) Iwan Moediarno, Sabtu (22/12/2018).

Peresmian yang dilakukan oleh Presiden Jokowi itu kata Iwan atas tersambungnya ruas tol trans Jawa mulai Merak hingga Pasuruan. Ruas tol Wilangan Kertosono yang menyambungkan Madiun dengan Jombang itu saat ini belum diberlakukan tarif alias gratis.

“Sertifikat sedang proses di Kementerian PUPR dan peresmian oleh Pak Jokowi tidak ada kaitannya dengan sertifikat. Ini kan peresmian bahwa tersambungnya Trans Jawa sehingga tidak ada masalah. Tapi kalau dioperasikan dengan ditarik bayaran, nah baru masalah kalau sertifikat belum keluar,” ungkapnya.

Iwan menjelaskan, memang saat ini ruas tol Wilangan Kertosono yang diharapkan mengatasi kemacetan di jalur arteri Nganjuk itu belum 100% selesai. Masih ada beberapa pengerjaan bagian seperti gerbang tol Nganjuk yang masih 99%.

Setelah pembangunan Gerbang Tol (GT) Nganjuk selesai maka Gerbang Tol (GT) Wilangan tidak akan difungsikan. Gerbang Tol Nganjuk yang berada di KM 648 Masuk Desa Bagadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk berjarak sekitar 19 Km timur Gerbang Tol (GT) Wilangan.

Ruas tol Wilangan Kertosono sepanjang 38,7 Km yang telah dioperasikan dan diresmikan tersambung Trans Jawa oleh Presiden Jokowi sudah bisa dilalui oleh pemudik saat Natal dan Tahun Baru 2019. Ruas tol Wilangan Kertosono merupakan bagian dari Tol Solo Ngawi Kertosono sepanjang 178 Km.*dtc

Berikan Komentar

News Feed