oleh

LPJK Sumut Akan Sertifikasi 100 Tenaga Ahli Konstruksi

Medan – Lembaga Pengembangan Jasa konstruksi (LPJK) Provinsi Sumatera Utara akan mensertifikasi 100 tenaga ahli yang telah lulus pelatihan jarak jauh (distance leraning/DL) Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA) bidang konstruksi.

Wakil Ketua I LPJKP Sumut Abdul Kosim mengatakan, sertifikasi tenaga ahli tersebut merupakan proram percepatan dari Kementerian PUPR yang bekerjasama dengan perguruan tinggi di Sumut melalui Dintance Learning SIBIMA Konstruksi.

Kementerian PUPR melalui Balai Penerapan Teknologi Konstruksi beberapa waktu lalu sudah menggelar Distance Learning SIBIMA di 3 perguruan tinggi, yakni di Institut Teknologi Medan (ITM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Medan Area (UMA). Dari pelatihan tersebut ada 316 mahasiswa dan alumni yang menjadi peserta lulus pelatihan.

“Jadi dari jumlah 316 itu, ada kuota 100 orang yang disubsidi oleh LPJK dalam rangka memperingati Hari Konstruksi Indonesia yang jatuh Oktober ini. Jadi LPJKN memberikan gratis biayanya,” kata Kosim, Senin (8/10/2018).

Sementara untuk 216 lagi sisanya, menurut Kosim dapat mengikuti sertifikasi dengan biaya yang disubsidi oleh Pemerintah sebesar Rp250 ribu. Masa subsidi itu hanya berlaku sampai 31 Desember 2018.

Namun dikatakan Kosim, sertifikat keahlian yang disubsidi tersebut hanya berlaku untuk satu tahun dan harus diperpanjang kembali melalui asosiasi.

Kosim menjelaskan, program percepatan sertifikasi yang dilakukan LPJKP tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu atau langkah awal agar nantinya Pemprov Sumut ikut melakukan percepatan tersebut. Karena sesuai UU Nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, Pemerintah Provinsi berkewajiban melakukan pembinaan terhadap tenaga ahli.

“Untuk tenaga ahli ini kan tanggungjawabnya provinsi. Sementara kita dalam rangka melakukan sertifikasi terhadap tenaga ahli ini, kita fokus terhadap mahasiswa di tingkat akhir. Jadi kita harapkan begitu mahasiswa tamat, dia memiliki sertifikat pendamping yaitu SKA muda,” ujarnya.

Berikan Komentar

News Feed